Australia Pimpin Serangan Pendaratan Amfibi Terbesar Sejak PD II






Pasukan Australia memimpin pendaratan amfibi dan serangan ofensif terbesar sejak Perang Dunia II sebagai gugus tugas yang terdiri dari personel dari beberapa negara yang mendarat di Pantai Langham, dekat Stanage Bay, Queensland.
Serangan amfibi tersebut adalah bagian dari latihan Talisman Saber 2019 dimana pasukan Australia, AS, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru berlayar ke pulau fiksi bernama Legais sebagai expeditionary strike group gabungan.
Pasukan diangkut dengan kapal USS Wasp, USS Green Bay, kapal-kapal Angkatan Laut Australia, dan kapal-kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF). Kemudian diluncurkan dari kapal dengan landing craft air cushion
(LCAC), kendaraan tempur serbu amfibi (AAV), combat rubber raiding craft (CRRC), dan berbagai pesawat angkut.

Latihan ini merupakan tonggak penting bagi Angkatan Laut Australia, karena merupakan latihan serangan amfibi internasional pertama di mana kedua kapal landing helicopter dock (LHD) AL Australia, yaitu HMAS Canberra dan Adelaide, dikerahkan untuk menggunakan kemampuan amfibi mereka secara bersama-sama.
Partisipasi mereka dalam serangan ini menyusul latihan persiapan Sea Explorer dan Sea Raider, yang dilakukan menjelang latihan Talisman Saber.
Hal yang unik dari latihan Talisman Saber kedelapan ini adalah keikutsertaan Pasukan Bela Diri Jepang. Brigade Reaksi Cepat Amfibi Jepang yang baru didirikan melakukan perjalanan ke Australia dengan kapal JMSDF, yaitu JS Ise dan JS Kunasaki.

Talisman Saber adalah latihan gabungan terbesar yang dilakukan oleh Angkatan Pertahanan Australia hingga saat ini, dengan lebih dari 34.000 personel, 30 kapal dan 200 pesawat dari Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, Inggris, Jepang dan Kanada.

Sumber : navaltoday.com, TSM Angga Saja




Terkait

Sumber Link