Mengenal Seluk-Beluk Surrogate Mother

Semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak cara agar pasangan suami istri bisa memiliki keturunan. Salah satunya adalah melalui ibu pengganti atau yang biasa disebut surrogate mother.

Moms tentu sudah mengenal istilah fertilisasi-in-vitro, yang artinya pembuahan sel telur oleh sel sperma di dalam tabung petri yang dilakukan oleh petugas medis dan kemudian ditanamkan ke uterus. Proses ini juga dikenal dengan istilah metode bayi tabung.

Praktek surrogate mother serupa tapi tidak sama persis dengan bayi tabung konvensional. Pada program bayi tabung konvensional, proses pembuahan dilakukan di luar rahim tapi nantinya dikembalikan kepada wanita yang memiliki sel telur (ovum) atau ibu biologisnya. Namun dalam praktek ibu pengganti, pembuahan dilakukan di rahim wanita lain yang bukan pemilik sel telur.


Dengan kata lain, sang ibu pengganti hanya akan ‘meminjamkan’ rahimnya dengan imbalan sejumlah uang. Setelah melahirkan, bayi akan langsung diberikan kepada orang tua pemilik sperma dan sel telur yang digunakan untuk proses pembuahan.

Di dunia barat, praktek surrogate mother sudah banyak dilakukan. India disebut-sebut sebagai salah satu negara yang menyediakan banyak ibu pengganti bagi pasangan dari Eropa maupun Amerika. Di India, praktek surrogate mother bahkan telah dilegalkan sejak 2002.

Konon, kemiskinan menjadi alasan utama para wanita di India rela menyewakan rahimnya. Namun kenyataannya, bayaran yang diterima para ibu pengganti tidaknya signifikan. Sebagian besar uang yang diberikan pihak penyewa rahim justru masuk ke kantong dokter yang menangani persalinan atau para perantara yang menjadi penghubung antara kedua belah pihak. Selain itu, para ibu pengganti juga harus menanggung sendiri risiko persalinan.


Diminati Selebriti

Penggunaan ibu pengganti untuk memiliki anak juga menjadi tren di kalangan selebritas dunia, salah satunya pasangan Kim Kardashian dan Kanye West. Anak ketiga dan keempat mereka lahir melalui surrogate mother. Pasangan ini dikabarkan rela membayar seorang wanita muda dari San Diego senilai 45 ribu dolar atau saat ini setara dengan 627,1 juta rupiah agar mau menjadi ibu pengganti bagi anak ketiga mereka. Alasan utama Kim dan Kanye menggunakan ibu pengganti adalah karena Kim punya masalah placenta accreta atau keadaan di mana penetrasi dari plasenta sampai menembus lapisan decidua neometrial junction.

Metode yang sama juga dilakukan artis Nicole Kidman dan suaminya, musisi Keith Urban. Mereka menggunakan surrogate mother untuk melahirkan anak keduanya. Rumornya, pesepak bola tenar Cristiano Ronaldo juga menggunakan cara yang sama untuk mendapatkan ketiga anaknya.

Ibu Pengganti di Indonesia

Di Indonesia, praktek surrogate mother bukan hal lazim. Maklum, penggunaan ibu pengganti untuk memiliki keturunan tidak dilegalkan di negara ini. Dalam Undang-undang pasal 127 No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, telah diatur bahwa upaya kehamilan di luar cara alamiah hanya dapat dilakukan oleh pasangan suami dan istri yang sah. Penjelasan di dalamnya juga merinci tentang hasil pembuahan sperma dan ovum dari suami istri yang bersangkutan ditanamkan kembali dalam rahim istri yang merupakan asal ovum tersebut.

Proses ini tentunya juga harus dilakukan oleh tenaga kesehatan dan fasilitas yang memadai. Proses non-alami untuk mendapatkan keturunan itu kita kenal secara umum sebagai ‘bayi tabung’.¬†(Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)

Sumber Link