Rey Utami, Tersangka Video Ikan Asin Pernah Mengaku Nikahi Pablo karena Harta

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). JAKARTA, KOMPAS.com – Nama Rey Utami menjadi perhatian publik setelah ia terseret kasus video ikan asin.

Kini, ia menjadi tersangka pencemaran nama baik bersama sang suami, Pablo Benua dan artis peran Galih Ginanjar. 

Kepolisian juga telah menahan Rey, Pablo, dan Galih selama 20 hari ke depan mulai Jumat (12/7/2019). 

Rey ikut dilaporkan oleh mantan istri Galih, Fairuz A Rafiq, ke pihak kepolisian akibat vlog yang mereka unggah dalam akun YouTube Rey bersama Pablo. 

Dalam vlog tersebut, Galih yang hadir sebagai bintang tamu secara blak-blakan menghina Fairuz bau ikan asin. 

Berikut fakta-fakta mengenai Rey Utami:

1. Pernah jadi presenter olahraga

Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Pablo Benua dan Rey Utami saat ditemui di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). Rey mengawali karirnya di dunia hiburan Tanah Air melalui bakat menyanyi yang sudah terasah sejak masih kanak-kanak.

Kemudian, ia beralih ke dunia presenter.

Rey tercatat pernah menjadi salah satu presenter wanita program TV olahraga.

Selain itu, Rey juga pernah menjajal dunia komedi dengan menjadi komika perempuan pertama di Indonesia. 

Kariernya sebagai stand up comedian terbilang gemilang karena ia adalah satu-satunya komedian perempuan pertama yang menggelar pertunjukkan komedi dengan 1.000 lebih penonton.

2. Pernah jajal dunia tarik suara

Rey rupanya pernah menjajal dunia tarik suara.

Ia pernah menjadi vokal kedua dalam singel grup band asal Bogor, Dadali, pada tahun 2011.

Kendati demikian, kariernya di dunia tarik suara rupanya tidak segemilang perjalanannya di dunia presenter. 

3. Pencinta barang mewah

Farhat Abba mendamping dua kliennya, Rey Utami dan Pablo Benua, di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019). Pablo dan Rey menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus konten bermuatan asusila ikan asin.© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Farhat Abba mendamping dua kliennya, Rey Utami dan Pablo Benua, di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019). Pablo dan Rey menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus konten bermuatan asusila ikan asin. Rey juga pernah mengaku sebagai pencinta barang-barang mewah.

Hal itu terlihat dari pakaian, tas, sepatu, aksesoris hingga ponsel pintar yang ia gunakan.

Saking senangnya dengan barang-barang mewah ini, Rey mengaku tak keberatan memiliki barang yang sama dengan harga yang sama pula.

Rey juga disebut memiliki ponsel mewah yang dapat digunakan untuk menunda penerbangan maskapai pesawat yang bekerja sama dengan perusahaan ponsel tersebut.

4. Bertemu jodoh lewat aplikasi Tinder

Nama Rey menghebohkan media pemberitaan Tanah Air saat menjadi calon istri Pablo Benua.

Saat itu, Rey membuat heboh publik dengan kabar dirinya yang langsung menikah setelah tujuh hari bertemu Pablo via aplikasi Tinder.

Tinder merupakan aplikasi pencarian jodoh yang kerap digunakan para generasi muda untuk mencari teman hingga pasangan hidup.

Pablo pernah memberi hadiah Rey sebuah mobil Honda H-RV pada hari kedua perkenalan, dan jam tangan Rolex senilai Rp 4 miliar pada hari ketiga.

Rey Utami dan Pablo Benua kemudian menikah sekitar tahun 2016.

5. Pernah mengaku menikah gara-gara harta

Tersangka kasus penyebaran konten asusila terkait video ikan asin Rey Utami mengenakan rompi tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Tersangka kasus penyebaran konten asusila terkait video ikan asin Rey Utami mengenakan rompi tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019). Rey pernah mengaku bahwa ia menikahi Pablo karena tergiur hartanya.

Namun, setelah mengetahui bahwa Pablo mengidap penyakit jantung yang cukup parah, Rey melupakan niatnya tersebut. 

Ia bahkan mengaku jadi lebih sayang dengan Pablo setelah tahu perjuangannya bertahan hidup melawan penyakitnya.

“Awalnya memang lihat harta dia dong, tetapi ternyata sekarang harta enggak penting. Setelah tahu dia ternyata punya sakit jantung,” ujar Rey saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, medio Oktober 2016.

“Dia pernah pingsan dua kali karena ikut aku kerja, tetapi dari situ aku enggak mikir harta lagi deh,” katanya. 

Kini, Rey bersama Pablo dan Galih terancam hukuman enam tahun penjara. 

Akibat perbuatannya, ketiga dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, dan Pasal 311 KUHP. 

 

Sumber Link