3 Gejala pada Kandung Kemih Ini Bisa Jadi Pertanda Masalah Kesehatan – Tribun Jogja

TRIBUNJOGJA.COM – Frekuensi kita buang air, warna urine, dan kemampuan kita menahan keinginan buang air kecil memberi petunjuk tentan kondisi kesehatan kita.

“Delapan puluh persen penyebab masalah kandung kemih terkait dengan kondisi di luar kandung kemih,” kata ahli urogynecologist, Raymond Rackley.

Menurutnya, kondisi kesehatan yang digambarkan kandung kemih bisa mencakup masalah sistem saraf atau kardiovaskular.

Urine Berbusa, Waspada dengan Kesehatan Ginjal Anda!

Spesialis Obstetri dan ginekologi Cecile Ferrando mengatakan, apapun yang menyimpang dari kebiasaan kita harus diwaspadai.

Berikut tiga tanda utama masalah dalam kandung kemih yang harus kita waspadai:

1. Frekuensi buang air kecil yang bertambah

Seberapa sering kita harus buang air kecil adalah indikator yang baik dari keseluruhan kondisi hidrasi tubuh.

Frekuensi buang air kecil dianggap normal jika kita melakukannya enam hingga delapan kali dalam periode 24 jam.

Lebih sering dari itu, bisa berarti kita minum terlalu banyak cairan atau mengonsumsi terlalu banyak kafein, yang bersifat diuretik dan mengeluarkan cairan dari tubuh.

Tapi sering buang air kecil juga bisa menjadi tanda beberapa kondisi yang lebih serius, termasuk infeksi kandung kemih, masalah prostat, kondisi jantung, pembengkakan kaki, atau sistitis interstitial atau sindrom kandung kemih, yang merupakan gangguan peradangan kronis pada kandung kemih.

Berita Selengkapnya